Analisis Komponen Utama

*Suatu teknik statistik yang digunakan untuk mengubah dari sebagian besar variabel asli yang saling berkorelasi satu dengan yang lain menjadi satu variabel baru yang lebih kecil dan saling bebas.

*Juga dapat digunakan utuk mereduksi suatu data tanpa mengurangi karakteristik data secara signifikan.

*Umumnya merupakan salah satu metode statistik yang sering dipakai apabila seorang peneliti dihadapkan pada kasus yang melibatkan lebih dari satu variabel dan antar variabel tersebut berkorelasi.

*Secara aljabar, komponen utama adalah kombinasi-kombinasi linear tertentu dari p variabel random X1,X2,X3…,Xp.

*Secara geometris, kombinasi-kombinasi linear ini merupakan sistem koordinat baru yang didapat dari merotasikan sistem semula X1,X2,X3…,Xp sebagai sumbu koordinat.

*Sumbu baru (Y1,Y2,Y3,…,Yp) merupakan arah dengan variabilitas maksimum yang memberikan struktur kovariansi yang lebih sederhana dan Y1 adalah komponen utama yang tidak berkorelasi.

Analisis Diskriminan

- Merupakan teknik menganalisis data jika variabel tak bebas (criterion) merupakan kategori non matrik (nominal atau ordinal, bersifat kualitatif) sedangkan variabel bebas sebagai prediktor merupakan kategori metrik (interval atau rasio,bersifat kuantitatif).

- Tujuannya untuk mengetahui peubah yang dapat membedakan anggota populasi.

- Analisis ini dilakukan dengan membentuk kombinasi linear dari sejumlah peubah, sehingga nilai diskriminan dari setiap objek yang terlibat merupakan petunjuk pada objek tersebut untuk menjadi anggota pada satu kelompok tertentu.

- Ciri utama analisis diskriminan

o Mencari cara terbaik untuk menyatakan perbedaan antar kelompok.

o Menemukan cara untuk mengalokasikan suatu objek baru ke dalam satu kelompok tertentu.

o Pemisahan atau penentuan dari banyak peubah menjadi peubah terikat dan peubah bebas.

o Penentuan model adalah dengan penaksiran secara simultan (simultaneous estimation) dan penaksiran bertahap (step-wise estimation).

o Pengujian kesignifikanan menggunakan uji statistik Lamda dari Wilk (Wilk’s lambda), statistik pilai (Pilai statistic), atau uji F (F test) dan lainnya.

o Pengujian ketepatan dengan pengujian kasus demi kasus (casewise diagnostics).

o Uji kesahihan (validity test).

Asumsi dalam Analisis Diskriminan

- pengujian kesamaan vektor nilai rerata dari kelompok-kelompok yang ada. Statistik uji yang digunakan Lambda Wilk, Teras Lawley- Hotelling dan Teras Pilai.

- Uji kesamaan vektor nilai rerata,asumsi-asumsi harus terpenuhi:

o Sebanyak p peubah bebas menyebar mengikuti sebaran normal ganda (multivariate normal distribution).

o Matriks kovariansi berdimensi pxp dari peubah-peubah bebas memenuhi sifat homogen antar kelompok.

Analisis Faktor

- Digunakan untuk mereduksi data atau meringkas,dari variabel yang banyak diubah menjadi sedikit variabel yang baru yang tidak berkorelasi satu sama lain (tidak terjadi muticollinearity).

- Variabel yang baru masih memuat sebagian besar informasi yang terkandung dalam variabel asli.

- Variabel tidak dikelompokkan menjadi variabel bebas dan tak bebas, sebaliknya seluruh set hubungan interpendent antar variabel diteliti.

- Di dalam memformulasikan/merumuskan masalah analisis faktor, variabel yang digunakan untuk menganalisis faktor harus dispesifikasikan berdasarkan hasil penelitian. Variabel-variabel ini harus diukur dengan menggunakan skala interval dan rasio sebagai data metriks.

- Analisis faktor didasarkan pada suatu data matrix korelasi antar variabel asli. Ketepatan atau kecocokan matrix korelasi untuk analisi faktor dapat diuji secara statistik ( statistically tested ).

Analisis faktor dapat digunakan di dalam situasi sebagai berikut:

- Analisis faktor bisa digunakan di dalam segmentasi pasar untuk mengidentifikasi variabel yang mendasari yang digunakan untuk mengelompokkan pelanggan.

- Analisis faktor juga bisa digunakan di dalam riset produk yaitu digunakan untuk menentukan atribut atau karateristik merek yang mempengaruhi pilihan pelanggan/pembeli.

- Di dalam penelitian harga, analisis faktor digunakan untuk mengenali/mengidentifikasi karakteristik atau sifat-sifat pelanggan/pembeli yang sensitif terhadap harga.

Kata-kata Motivasi Dari Orang-orang Hebat

Tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan. – Nabi Muhammad Saw

Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku. ~ Khalifah ‘Umar

Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar. ~ Khalifah ‘Umar

Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak. ~ Khalifah ‘Ali

Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina. Orang yang menyintai akhirat, dunia pasti menyertainya. Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. (Sayidina Umar bin Khattab)

Antara tanda-tanda orang yang bijaksana itu ialah: Hatinya selalu berniat suci. Lidahnya selalu basah dengan zikrullah.Kedua matanya menangis kerana penyesalan (terhadap dosa).Segala perkara dihadapaiya dengan sabar dan tabah.Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. (Sayidina Utshman bin Affan)

Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna. ~ Einstein

Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh. – Confusius

Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika orang sudah mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan. – Sir Francis Bacon

Perbuatan-perbuatan salah adalah biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya yang menimbulkan permusuhan dan pengkhianatan. – Johan Wolfgang Goethe

Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri. – Martin Vanbee

Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dalam suatu cara yang berbeda. – Dale Carnegie

Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah. – Thomas Alva Edison